DAYAH ب GONG
TAREKAT AL-FATIHAH AL-MAJID
✶ ✶ ✶
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Kalam Hikmah: Ilmu untuk Mujahadah, Bukan untuk Berhujjah
“Jadikanlah ilmumu untuk bermujahadah dan jangan sekali-kali engkau jadikan ilmu sebagai alat berhujjah. Bermujahadahlah dalam pencarian rupiah.”
Di zaman ini, ilmu sering dijadikan alat untuk:
Berdebat
Merasa paling benar
Menjatuhkan orang lain
Padahal Kalam Hikmah ini mengingatkan dengan tegas:
Ilmu bukan untuk menang dalam perdebatan, tetapi untuk menang melawan diri sendiri.
1. Ilmu untuk Mujahadah
Mujahadah adalah perjuangan melawan nafsu:
Melawan malas
Melawan sombong
Melawan keinginan yang tidak sesuai dengan kehendak Allah
Ilmu yang benar akan:
Menundukkan ego
Melembutkan hati
Mendekatkan kepada Allah
Jika ilmu justru membuat seseorang:
Sombong
Merendahkan orang lain
Suka berdebat
Maka hakikatnya, ia belum memahami ilmunya.
2. Bahaya Ilmu sebagai Alat Berhujjah
Berhujjah (berdebat) bukan selalu salah, tetapi menjadi bahaya ketika:
Digunakan untuk memenangkan ego
Bukan untuk mencari kebenaran
Menjadi kebiasaan untuk menunjukkan kehebatan diri
Orang yang menjadikan ilmu sebagai alat berhujjah:
Lisannya tajam
Hatinya keras
Jiwanya jauh dari keikhlasan
Ilmu yang tidak diiringi mujahadah akan berubah menjadi hijab (penghalang).
3. Mujahadah dalam Mencari Rupiah
Bagian ini sangat dalam dan realistis:
“Bermujahadahlah dalam pencarian rupiah.”
Artinya:
Mencari rezeki juga bagian dari ibadah
Dunia bukan untuk ditinggalkan, tetapi untuk ditundukkan
Mujahadah dalam mencari rupiah berarti:
Bekerja dengan jujur
Tidak curang
Tidak serakah
Tidak melupakan Allah dalam usaha
Ini adalah keseimbangan:
Dunia dicari
Tapi hati tetap kepada Allah
4. Ilmu yang Hidup adalah Ilmu yang Diamalkan
Ukuran ilmu bukan:
Seberapa banyak yang diketahui
Seberapa kuat argumen yang dimiliki
Tetapi:
Seberapa besar ia mengubah diri menjadi lebih baik
Ilmu yang diamalkan akan:
Menjadi cahaya
Menjadi penuntun
Menjadi jalan menuju makrifah
5. Kaitan dengan Jalan Suluk (4M + 2B)
Dalam manhaj Tarekat Alfatihah Al Majid:
Mencari → mencari ilmu yang bermanfaat
Memahami → memahami untuk diamalkan, bukan diperdebatkan
Mengkaji → melihat apakah ilmu sudah mengubah diri
Mendalami → menjadikan ilmu sebagai jalan mujahadah
Dan disempurnakan dengan:
Berpikir → agar tidak terjebak dalam ego intelektual
Berzikir → agar ilmu tetap hidup dalam hati
Penutup: Inti Hikmah
Ilmu yang tidak membawa kepada mujahadah hanya akan melahirkan kesombongan.
Sedangkan ilmu yang diamalkan akan melahirkan kedekatan kepada Allah.
Jangan bangga karena banyak tahu,
tetapi takutlah jika ilmu itu belum mengubah dirimu.
Gunakan ilmumu:
Untuk memperbaiki diri
Untuk melawan nafsu
Untuk mendekat kepada Allah
Dan dalam urusan dunia,
bermujahadahlah dengan jujur dalam mencari rezeki.
Karena di situlah,
ilmu menjadi hidup dan bernilai di sisi Allah.
Dayah ب Gong • Tarekat Alfatihah Al-Majid
Komentar ()
Tulis komentar →