DAYAH ب GONG
TAREKAT AL-FATIHAH AL-MAJID
✶ ✶ ✶
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Kalam Hikmah: Jalan Menuju Makrifah — Antara Sebab dan Akibat
“Sebelum engkau memasuki wilayah makrifah Allah, maka terlebih dahulu wajib atasmu mempelajari makrifah sebab dan makrifah akibat. Makrifah sebab, hadapi dengan sabar. Makrifah akibat, hadapi dengan senyum dan tobat.”
Dalam perjalanan menuju Allah, banyak orang ingin langsung sampai pada makrifah, mengenal Allah secara hakikat. Namun Kalam Hikmah ini memberikan peringatan penting:
Jalan menuju makrifah tidak bisa dilompati. Ia harus dilalui melalui pemahaman sebab dan akibat.
1. Makrifah Itu Bukan Sekadar Rasa, Tapi Kesadaran
Makrifah bukan hanya tentang perasaan dekat dengan Allah, tetapi tentang kesadaran penuh terhadap sistem yang Allah ciptakan dalam kehidupan.
Salah satu sistem itu adalah:
Sebab (asbab)
Akibat (natijah)
Barang siapa tidak memahami ini, maka ia akan:
Mudah menyalahkan takdir
Tidak mampu membaca hikmah di balik kejadian
Terjebak dalam keluh kesah
2. Makrifah Sebab: Mengapa Sesuatu Terjadi?
Makrifah sebab adalah memahami:
“Kenapa ini terjadi dalam hidupku?”
Setiap kejadian tidak pernah lepas dari sebab:
Kesalahan diri
Kelalaian
Ujian dari Allah
Atau didikan untuk naik derajat
Sikap yang benar dalam menghadapi sebab adalah:
Sabar
Kenapa sabar?
Karena saat melihat sebab, sering kali kita akan melihat kekurangan diri sendiri. Dan itu tidak mudah diterima oleh nafsu.
3. Makrifah Akibat: Menerima Hasil dengan Lapang
Setelah sebab terjadi, muncullah akibat.
Akibat bisa berupa:
Kesulitan
Kehilangan
Kegagalan
Bahkan penderitaan
Namun Kalam Hikmah mengajarkan sikap yang sangat dalam:
Hadapi akibat dengan senyum dan tobat
Senyum → tanda ridha terhadap ketetapan Allah
Tobat → tanda kesadaran bahwa diri tidak luput dari kesalahan
Ini adalah maqam yang tinggi:
Tidak marah pada keadaan
Tidak menyalahkan orang lain
Tapi kembali kepada Allah dengan penuh kesadaran
4. Kenapa Ini Harus Didahulukan Sebelum Makrifah Allah?
Karena orang yang belum memahami sebab dan akibat:
Akan salah dalam memahami takdir
Akan mudah protes kepada Allah
Akan gagal melihat hikmah
Sedangkan makrifah kepada Allah menuntut:
Hati yang bersih
Pandangan yang jernih
Jiwa yang tunduk
Dan semua itu dilatih melalui pemahaman sebab dan akibat.
5. Kaitan dengan Jalan Suluk (4M + 2B)
Dalam manhaj Tarekat Alfatihah Al Majid:
Mencari → mencari sebab dari setiap kejadian
Memahami → memahami hubungan sebab dan akibat
Mengkaji → mengevaluasi diri dari kejadian tersebut
Mendalami → mengambil hikmah yang tersembunyi
Dan disempurnakan dengan:
Berpikir → agar tidak menyalahkan takdir
Berzikir → agar tetap terhubung dengan Allah dalam setiap keadaan
Penutup: Inti Hikmah
Barang siapa tidak memahami sebab, ia akan gelisah.
Barang siapa tidak menerima akibat, ia akan menderita.
Dan barang siapa tidak melalui keduanya, ia tidak akan sampai kepada makrifah Allah.
Maka belajarlah:
Sabar saat memahami sebab
Senyum dan tobat saat menerima akibat
Karena di situlah jalan menuju Allah mulai terbuka.
Dayah ب Gong • Tarekat Alfatihah Al-Majid
Komentar ()
Tulis komentar →