Semua Kalam Hikmah Tasawuf Suluk Pengembangan Diri Spiritualitas

Kalam Hikmah : "Sebelum engkau memasuki wilayah makrifah Allah, maka terlebih dahulu wajib atasmu mempelajari makrifah sebab dan makrifah akibat. Makrifah sebab, hadapi dengan sabar. Makrifah akibat, hadapi dengan senyum dan tobat."

 

DAYAH ب GONG

TAREKAT AL-FATIHAH AL-MAJID

    

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ



Kalam Hikmah: Jalan Menuju Makrifah — Antara Sebab dan Akibat

“Sebelum engkau memasuki wilayah makrifah Allah, maka terlebih dahulu wajib atasmu mempelajari makrifah sebab dan makrifah akibat. Makrifah sebab, hadapi dengan sabar. Makrifah akibat, hadapi dengan senyum dan tobat.”


Dalam perjalanan menuju Allah, banyak orang ingin langsung sampai pada makrifah, mengenal Allah secara hakikat. Namun Kalam Hikmah ini memberikan peringatan penting:

Jalan menuju makrifah tidak bisa dilompati. Ia harus dilalui melalui pemahaman sebab dan akibat.


1. Makrifah Itu Bukan Sekadar Rasa, Tapi Kesadaran

Makrifah bukan hanya tentang perasaan dekat dengan Allah, tetapi tentang kesadaran penuh terhadap sistem yang Allah ciptakan dalam kehidupan.

Salah satu sistem itu adalah:

  • Sebab (asbab)

  • Akibat (natijah)

Barang siapa tidak memahami ini, maka ia akan:

  • Mudah menyalahkan takdir

  • Tidak mampu membaca hikmah di balik kejadian

  • Terjebak dalam keluh kesah


2. Makrifah Sebab: Mengapa Sesuatu Terjadi?

Makrifah sebab adalah memahami:

“Kenapa ini terjadi dalam hidupku?”

Setiap kejadian tidak pernah lepas dari sebab:

  • Kesalahan diri

  • Kelalaian

  • Ujian dari Allah

  • Atau didikan untuk naik derajat

Sikap yang benar dalam menghadapi sebab adalah:

Sabar

Kenapa sabar?
Karena saat melihat sebab, sering kali kita akan melihat kekurangan diri sendiri. Dan itu tidak mudah diterima oleh nafsu.


3. Makrifah Akibat: Menerima Hasil dengan Lapang

Setelah sebab terjadi, muncullah akibat.

Akibat bisa berupa:

  • Kesulitan

  • Kehilangan

  • Kegagalan

  • Bahkan penderitaan

Namun Kalam Hikmah mengajarkan sikap yang sangat dalam:

Hadapi akibat dengan senyum dan tobat

Senyum → tanda ridha terhadap ketetapan Allah
Tobat → tanda kesadaran bahwa diri tidak luput dari kesalahan

Ini adalah maqam yang tinggi:

  • Tidak marah pada keadaan

  • Tidak menyalahkan orang lain

  • Tapi kembali kepada Allah dengan penuh kesadaran


4. Kenapa Ini Harus Didahulukan Sebelum Makrifah Allah?

Karena orang yang belum memahami sebab dan akibat:

  • Akan salah dalam memahami takdir

  • Akan mudah protes kepada Allah

  • Akan gagal melihat hikmah

Sedangkan makrifah kepada Allah menuntut:

  • Hati yang bersih

  • Pandangan yang jernih

  • Jiwa yang tunduk

Dan semua itu dilatih melalui pemahaman sebab dan akibat.


5. Kaitan dengan Jalan Suluk (4M + 2B)

Dalam manhaj Tarekat Alfatihah Al Majid:

  • Mencari → mencari sebab dari setiap kejadian

  • Memahami → memahami hubungan sebab dan akibat

  • Mengkaji → mengevaluasi diri dari kejadian tersebut

  • Mendalami → mengambil hikmah yang tersembunyi

Dan disempurnakan dengan:

  • Berpikir → agar tidak menyalahkan takdir

  • Berzikir → agar tetap terhubung dengan Allah dalam setiap keadaan


Penutup: Inti Hikmah

Barang siapa tidak memahami sebab, ia akan gelisah.
Barang siapa tidak menerima akibat, ia akan menderita.
Dan barang siapa tidak melalui keduanya, ia tidak akan sampai kepada makrifah Allah.


Maka belajarlah:

  • Sabar saat memahami sebab

  • Senyum dan tobat saat menerima akibat

Karena di situlah jalan menuju Allah mulai terbuka.


Dayah ب Gong  •  Tarekat Alfatihah Al-Majid


Komentar ()

Tulis komentar →