Semua Kalam Hikmah Tasawuf Suluk Pengembangan Diri Spiritualitas

Kalam Hikmah :"Ketika kamu belum tahu, tetapi kamu tidak mau mengetahui tentang dirimu yang belum tahu."

DAYAH ب GONG

TAREKAT AL-FATIHAH AL-MAJID

    

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ


Ketika Kamu Tidak Tahu, Tapi Tidak Mau Tahu

 

Ada satu keadaan yang sering tidak disadari manusia — bukan sekadar tidak tahu, tetapi tidak mau tahu bahwa dirinya tidak tahu.

Inilah salah satu penyakit paling halus dalam diri manusia. Penyakit yang tidak terlihat, tapi perlahan menutup pintu kesadaran.

   

Tidak Tahu Itu Manusiawi

Setiap manusia lahir dalam keadaan tidak tahu. Ia belajar berjalan, berbicara, memahami dunia — semua dimulai dari ketidaktahuan. Dalam hal ini, tidak tahu bukanlah masalah.

 

Bahkan dalam perjalanan ilmu dan spiritual, tidak tahu adalah awal dari pencarian. Ia adalah pintu menuju pemahaman.

   

Masalahnya: Tidak Mau Tahu

Yang menjadi masalah adalah ketika seseorang:

       Tidak tahu,

       Tapi tidak mau mencari tahu,

       Bahkan merasa sudah cukup dengan dirinya.

 

Tidak tahu + tidak mau tahu    Tidak tahu + mau belajar

 

Orang yang tidak tahu tapi mau belajar masih punya harapan. Sedangkan orang yang tidak tahu dan tidak mau tahu, ia telah menutup pintunya sendiri.

   

Hijab yang Tak Terlihat

Dalam perjalanan batin, keadaan ini disebut sebagai hijab — tirai yang menutup hati. Bukan karena tidak ada kebenaran, tetapi karena hati tidak lagi ingin melihat.

 

Seseorang bisa:

       Mendengar kebenaran, tapi menolaknya

       Melihat tanda-tanda, tapi mengabaikannya

       Merasakan kekosongan, tapi tidak mau mengakuinya

 

Semua karena satu hal: ego (nafsu).

   

Tidak Mengenal Diri

Ketika seseorang tidak mau tahu, ia sebenarnya:

       Tidak mengenal dirinya sendiri

       Tidak memahami tujuan hidupnya

       Tidak menyadari dari mana ia datang dan ke mana ia akan kembali

 

Ia hidup, tapi tanpa arah. Bergerak, tapi tanpa kesadaran.

   

Awal dari Kesadaran

Kesadaran sejati dimulai dari satu hal sederhana:

Mengakui bahwa diri ini belum tahu.

Dari pengakuan itu lahir:

       Keinginan untuk mencari

       Kerendahan hati untuk belajar

       Kesungguhan untuk memahami

 

Dan dari situlah perjalanan sebenarnya dimulai.

   

Renungan

Masalah terbesar manusia bukanlah kebodohan. Tetapi kesombongan yang membuatnya tidak mau keluar dari kebodohan itu.

Orang yang tidak tahu masih bisa sampai,

tetapi orang yang tidak mau tahu akan tetap tersesat dalam dirinya sendiri.

   

Penutup

Jika hari ini kita merasa belum tahu, itu bukan aib. Yang menjadi aib adalah ketika kita berhenti mencari.

 

Maka bertanyalah pada diri sendiri:

 

“Apakah aku benar-benar belum tahu…

atau aku sebenarnya tidak mau tahu?”

Dari pertanyaan itulah, jalan akan mulai terbuka.

 

— Aamiin —

Dayah ب Gong  •  Tarekat Alfatihah Al-Majid

 


Komentar ()

Tulis komentar →